MENYEWAKAN MOBIL
Tampilkan postingan dengan label berita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label berita. Tampilkan semua postingan

29 September 2011

Aplikasi Pengaman Dokumen LPSE ( Apendo - LPSE )


Sebagai bagian terintegrasi untuk Layanan Pengadaan Secara Elektronik – LPSE, LKPP bekerja sama dengan Lembaga Sandi Negara (LEMSANEG) untuk membangun sistem pengamanan dokumen pada LPSE. Salah satu bagian dari sistem pengaman ini adalah Aplikasi Pengaman Dokumen LPSE (Apendo LPSE).
Apendo LPSE ini terbagi menjadi 2 bagian, ApendoPeserta dan ApendoPanitia. ApendoPeserta digunakan oleh peserta pengadaan untuk melakukan enkripsi terhadap dokumen penawaran yang akan dikirimkan/di-upload ke LPSE. ApendoPanitia digunakan oleh panitia pengadaan untuk dekripsi terhadap dokumen penawaran yang dikirim oleh peserta pengadaan.
Fungsi Apendo LPSE
Apendo LPSE digunakan pada proses e-pengadaan (pengadaan secara elektronik) di sistem LPSE untuk:
  1. Memastikan bahwa dokumen penawaran disandikan (encrypted) sebelum di-upload ke sistem LPSE.
  2. Memastikan bahwa dokumen penawaran hanya dapat dibuka oleh panitia yang bertanggung jawab terhadap pengadaan yang diikuti.
  3. Memastikan bahwa pengirim dokumen adalah penyedia yang bersangkutan dengan menyertakan identitas digital di dalam dokumen penawaran.
Download Aplikasi
Aplikasi
Petunjuk Penggunaan
Keterangan
Petunjuk Penggunaan ada di dalam aplikasi dengan menekan F1
Untuk peserta pengadaan.

Setelah download, gunakan aplikasi untuk unzip (misalnya IZArc atau Winzip) untuk mengekstraknya.

Tips Sewa Mobil Untuk Liburan


Ingin Liburan? Menyewa mobil dapat menjadi alternatif pemecahannya. Jika Anda berencana untuk mencoba alternatif jasa penyewaan mobil, berikut tips untuk membantu Anda:

Sebelum menyewa mobil
Berapa lama Anda akan menggunkaan jasa rental mobil ini? Jika kurang dari seminggu, lebih baik memanfaatkan perusahaan penyewaan mobil yang besar. Sebaliknya, untuk penyewaan lebih dari satu minggu, rental mobil lokal dapat anda andalkan. Selalu bandingkan harga, bahkan lihatlah harga-harga di internet. Kadang perusahaan besar hanya memberi diskon yang hanya dicantumkan di internet, ambil keuntungan dari situ.

Ketika akan menyewa
Pastikan anda memahami kondisi pemesanan anda. Apakah ada penalti yang harus dibayar jika terjadi pembatalan. Berapa lama mobil dapat digunakan seandainya terjebak dalam kemacetan ketika mengambilnya. Pertanyaan tersebut penting untuk diajukan sebagai jaminan. Untuk penyewaan sekali jalan, tanyakan tentang biaya drop off. Terkadang ini bisa melebihi harga biasanya.

Harga dasar
Harga yang anda lihat pada iklan rental mobil kadang akan dikenai berbagai biaya tambahan. Seperti perusahaan penerbangan, perusahaan penyewaan mobil yang besar juga mengadopsi "manajemen lapangan". Artinya, mereka akan dengan segera menyesuaikan harga berdasarkan perubahan pada jumlah kendaraan yang tersedia. Ini berarti harga yang anda lihat hanya berlaku untuk waktu itu saja. Kecuali jika anda melakukan pemesanan pada saat itu juga, harga mungkin tidak akan berubah.

Saat pengambilan dan pengembalian mobil
Ada baiknya anda mengambil mobil sewaan, langsung di tempat penyewaannya, sehingga dapat terhindar dari biaya tambahan. Sebelum meninggalkan tempat penyewaan, perhatikan dengan seksama kerusakan mobil yang anda sewa. Laporkan kerusakan yang anda temukan secara personal sebelum meninggalkan tempat tersebut.

Waspadalah ketika anda mengembalikan mobil lebih cepat dari perkiraan yang telah disepakati. Harga sewa bisa jadi lebih mahal, karena perhitungannya bisa berubah. Pastikan juga anda ada saat pegawai mobil memeriksa badan mobil yang disewa hingga tercapai persetujuan antara anda dengan petugas tersebut. Guna menghindari kesalahpahaman yang dapat merugikan anda.


Sumber : autos.okezone.com

Tips Trik Cara Menyewa dan Memilih Mobil Saat Mudik Lebaran


Menjelang hari lebaran yang akan datang pasti Anda akan berpikir ulang beberapa kali untuk menyewa kendaraan untuk pulang kampung. Apalagi saat ini banyak sekali perusahaan penyedia jasa sewa mobil. Jenis mobil dan tarif sewanya pun beragam. Hanya, jangan sembarang menentukan pilihan, sebab perjalanan akan kita tempuh juga jauh dengan karakter jalan yang belum tentu kita pahami.

Langkah-Langkah Yang Harus Dijalani Adalah :
1.       Tentukan jenis mobil sesuai kebutuhan
Langkah awal yang harus anda lakukan sebelum mendatangi perusahaan sewa mobil adalah menentukan jenis mobil yang akan digunakan untuk mudik. Bila anda termasuk keluarga kecil - terdiri dari anda, istri, dan dua orang anak - sebaiknya memilih mobil jenis mobil keluarga kecil atau low Multi Purpose Vehicle (MPV) Ada beberapa alasan mengapa perlu memilih jenis mobil itu. Pertama, kemungkinan besar jalan yang akan anda lalui sepanjang perjalanan mudik akan macet karena banyaknya pemudik yang menggunakan mobil, sehingga dengan mobil ukuran kecil anda bisa lincar bermanuver di jalanan macet. "Kedua, dengan kapasitas mobil kecil, meski secara teknologi antara mobil besar dan kecil sama, namun mobil bermesin kecil jauh lebih irit," kata Dedi. Kedua, tarif sewa mobil kecil juga lebih murah dibanding mobil berukuran besar. Selisih uang sewa yang bisa dihemat itu bisa digunakan untuk kepentingan lain.

2.       Lakukan pembandingan harga
Saat ini banyak sekali perusahaan penyedia jasa sewa mobil. Agar mendapatkan harga yang pas, sebaiknya anda melakukan perbandingan dengan melakukan survei kecil-kecilan terhadap empat atau lima perusahaan. Bandingkan harga yang mereka berikan, jangan terpikat dengan harga murah tetapi juga jangan setuju saja dengan harga tinggi.

3.       Pelajari perjanjian sewa dengan cermat
Setelah mendapatkan gambaran mobil yang akan disewa, tarif sewa, serta menentukan tempat perusahaan penyedia sewa, langkah selanjutnya adalah mempelajari perjanjian sewa yang disodorkan perusahaan. Pelajari beberapa hal yang menyangkut hak dan kewajiban penyewa. Bila anda ragu, tanyakan sampai rinci apa yang dimaksud dengan pernyataan tersebut. Hal itu untuk menghindari jebakan yang dilakukan oleh oknum perusahaan nakal yang secara sengaja memperdayai penyewa dengan cara halus. Beberapa hal yang perlu anda tanyakan antara lain, kondisi bahan bakar sebelum mobil anda gunakan dan setelah dikembalikan ke perusahaan. Biasanya perusahaan mensyaratkan kondisi bahan bakar di saat mobil dikembalikan harus seperti pada saat anda mengambil anda mengambilnya. Hal lain yang patut ditanyakan adalah, bila terjadi keterlambatan pengembalian mobil. Hal ini perlu diajukan, mengingat kondisi jalan selama arus mudik atau balik tidak menentu. Kemacetan berjam-jam bisa saja terjadi

4.       Tanyakan manfaat asuransi
Bila perusahaan tempat anda menyewa mobil juga menerapkan biaya premi asuransi, tanyakan dengan jelas jenis asuransi, manfaat yang akan diperoleh, serta cakupan perlindungan untuk siapa saja, apakah untuk anda sendiri atau juga anggota keluarga lainnya. Berapa besar uang pertanggungan yang diperoleh dan sebagainya. Hal itu penting ditanyakan untuk mengantisipasi bila terjadi risiko yang tidak kita inginkan. Pasalnya, bahasa dan kalimat di dalam perjanjian asuransi biasanya kerap menimbulkan salah tafsir, sehingga harus dipelajari kalimat demi kalimat.

5.       Cek kondisi mobil
Bila semua urusan diatas selesai, kini giliran melakukan pengecekan kondisi mobil. Upayakan sebisa mungkin untuk memilih mobil yang berusia maksimal enam tahun. Sebab, mobil dengan usia itu masih relatif stabil dan kondisi masih terbilang prima. Setelah mendapatkan mobil yang dimaksud, lakukan pengecekan kondisi kelistrikan, mesin, ban, serta kestabilan mobil. Kondisi kelistrikan bisa menggunakan alat bantu volt meter untuk mengecek sumber listrik baik alternator maupun aki. Bila tidak ada alat tersebut gunakan cara paling sederhana dengan menghidupkan mesin. Setelah itu aktifkan semua peranti penunjang kenyamanan yang menggunakan sumber tenaga listrik seperti lampu, air conditioner (AC), power window, sistem audio, dan sebagainya. Bila lampu meredup di tengah-tengah mesin menyala berarti ada ketidakberesan di sistem kelistrikan. Hindari mobil itu karena berpotensi mogok di jalan. Begitu pun dengan mesin, bila dihidupkan dalam beberap menit tersengal-sengal berarti mesin mobil tersebut sudah tidak sehat. Pastikan kondisi ban - dengan melihat ukiran kembangan - masih dalam kondisi bagus atau minimal 70 persen. Jangan lupa, mencoba mobil di jalan - dengan seizin petugas dari perusahaan - untuk mengetahui stabil tidaknya saat mobil dikemudikan. Cara itu juga untuk memastikan kondisi suspensi dan kaki-kaki mobil.

6.       Mintalah nomor telepon yang bisa dihubungi
Bila semua urusan persyaratan telah selesai dan anda sudah sepakat untuk menyewanya, jangan lupa meminta nomor telepon perusahaan tempat anda menyewa yang bisa dihubungi setiap saat. Hal itu untuk mengantisipasi bila terjadi peristiwa yang tidak diinginkan di jalan yang berkaitan dengan mobil dan anda bisa menanyakan kondisi itu kepada petugas di perusahaan tersebut.


Sumber : www.kumpulberita.com

26 September 2011

Pemprov Abaikan Penilaian BPK

SERANG – Pemprov Banten mengabaikan pe­nilaian Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) soal pengadaan mobil dinas bagi anggota DPRD Banten yang bukan peruntukannya. Hingga saat ini, Pemprov Banten tidak menarik mobil di­nas yang dipakai anggota DPRD Banten. Malah yang sudah dikembalikan anggota DPRD, di­duga disalahgunakan.
Sekda Pemprov Banten Muhadi enggan ber­komentar terkait penilaian BPK dan penarikan mobil dinas anggota DPRD Banten. “Silakan ta­nya yang lain saja. Tanya ke Biro Umum dan Per­lengkapan,” kata Muhadi singkat di gedung DPRD Banten, Jumat (23/9).
Pantauan wartawan di gedung DPRD Banten, ma­sih banyak anggota DPRD Banten yang bu­kan berstatus pimpinan alat kelengkapan me­makai mobil dinas. Meski berstatus sebagai aset pemerintah daerah, ada pula yang mengganti warna pelat nomor polisi dari merah menjadi hitam.
Sementara itu, sejumlah mobil yang di­kem­balikan anggota Fraksi Partai Keadilan Sejahtera di­­duga disalahgunakan. Mobil dinas yang di­kem­balikan pada Juli lalu, tak ada di tempat par­­kir gedung DPRD Banten. Diduga kuat, mo­bil itu digunakan pegawai sekretariat DPRD Banten.
Menurut informasi yang dihimpun wartawan, Fraksi PKS telah mengembalikan sepuluh unit mobil dinas. Lima unit mobil yang diserahkan kepada Sekre­tariat DPRD Banten  yaitu mobil dinas yang dipakai Budi Prajogo dengan nomor polisi (nopol) A 812, Miftahuddin nopol A 817, Siti Saidah Silallahi  nopol A 834, Agus Puji Raharjo nopol A 847, dan KH Mas’a Thoyib nopol A 828 . Kemudian lima mobil lain­nya diserahkan ke Biro Umum dan Perlengakapan, yakni ber­nomor polisi A 918  yang dipakai Sanuji Pentamarta, A 873 dipakai Hilmi Fuad, A 890 dipakai Saukatuddin, A 887 dipakai Tuti Elfita, dan A 877 dipakai Ei Nurul Khotimah.
Saat ini keberadaan sepuluh mobil tidak jelas. Wartawan yang menelusurinya di gedung DPRD Banten dan Kantor Biro Umum dan Perlengkapan Pemprov Banten pada siang kemarin tidak melihatnya. “Sebagian kendaraan mobil dinas bekas anggota Fraksi PKS dipakai pegawai sekretariat DPRD Banten. Ada juga yang dipakai oleh istri pegawai sek­retariat DPRD Banten,” kata salah sa­tu sumber yang enggan nama­nya disebutkan.
Sekadar diketahui, berdasarkan laporan hasil pemeriksaan (LHP) BPK RI Perwakilan Banten atas kepatuhan terhadap Peraturan Perundang-Undangan Nomor 02b/LHP/XVIII.SRG/05/ 201 ter­tanggal 27 Mei 2011, dise­butkan bahwa pengadaan ken­daraan dinas pada Biro Umum dan Perlengkapan serta sekre­tariat DPRD senilai Rp16,89 mi­liar, dinilai bukan peruntukan­nya. Akibatnya, sekretariat DPRD Provinsi Banten juga menge­luarkan belanja perawatan ken­daraan bermotor bagi yang tidak berhak senilai Rp 472,67 juta.
Pengadaan mobil dinas anggota DPRD seluruhnya sebanyak 80 unit, meliputi 20 unit diperuntu­kan bagi pimpinan alat keleng­kapan dewan dan 60 unit lagi untuk anggota dewan. Setelah BPK menyatakan pengadaan mobil dinas bermasalah, yang dikembalikan anggota DPRD Banten sebanyak 11 unit. Terdiri dari satu unit dari anggota Komisi V DPRD Banten Ananta Wahana dan sepuluh unit dari anggota DPRD berasal dari Fraksi PKS. Ada juga yang tidak diambil yakni Waskurni, anggota Komisi II DPRD Banten.
Dihubungi melalui telepon geng­gam, Kepala Biro Umum dan Perlengkapan Pemprov Banten Sutadi menyatakan, secara administrasi seluruh mobil dinas anggota DPRD Banten sudah dikembalikan. Namun, kata dia, dipakai kembali oleh beberapa anggota DPRD Banten dengan sistem pinjam pakai. “Nantilah kita bicara lagi,” ujar Sutadi singkat.
Sekretaris DPRD Banten Dadi Rustandi mengaku tidak tahu jika mobil dinas yang dikembali­kan Fraksi PKS tidak ada di sekretariat DPRD Banten. Ia me­ngaku sedang rapat Badan Ang­garan DPRD Banten di Jakarta. “Saya akan cek karena belum ada laporan. Intinya, anggota Fraksi PKS sudah mengembalikan mobil dinas,” ujarnya. (run/yes/ags)

Penyediaan Obat Sering Telat

Penyediaan obat di Kota Serang setiap tahun sering telat. Penyebabnya, antara lain keterbatasan anggaran dan tender pengadaan obat terlambat.
“Keterlambatan itu kadang-kadang membuat stok obat kosong, tetapi tidak membahayakan warga ka­rena nanti terpenuhi juga keperluan obatnya,” jelas Kepala Seksi Obat dan Alat Kesehatan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Serang Ade Erman S, Jumat (23/9).
Meski setiap tahunnya ada saja stok obat yang telat, Ade tidak mengetahui jenis obatnya. Namun un­tuk tahun ini, obat telat disediakan antara lain obat darah tinggi, obat nyeri atau asam mefenamat, dan vitamin B kompleks. “Warga tak perlu khawatir karena ada obat alternatifnya,” kata Ade.
Ade mengungkapkan, tahun ini anggaran pembelian obat dari dana alokasi khusus (DAK) Rp 2,195 miliar dan dari APBD Kota Serang Rp 95,11 juta.
Kepala Bidang Pembinaan Kefarmasian dan Pembiayaan Dinkes Kota Serang Eti Mulyati menambahkan, obat yang telat biasanya bukan merupakan obat dasar yang selalu harus ada di tempat kesehatan, seperti Puskesmas. Obat dasar yang harus ada dan kerap kali dibutuhkan oleh puskesmas, antara lain antibiotik, anti alergi atau CTM, obat diare, antalgin, dan antipiretik atau parasetamol.
Eti mengatakan, konsumsi obat terbanyak bukan pada obat-obat yang kosong itu, me­lainkan obat-obatan dasar. Pada semester pertama tahun ini hingga Juni lalu, obat yang se­ring digunakan yakni para­setamol dan CTM. Kedua jenis obat itu diperlukan untuk me­ngobati penyakit infeksi saluran per­napasan akut atau ISPA. Pa­salnya, saat ini, ISPA merupakan pe­nyakit tertinggi yang ada di Kota Serang, yang penderitanya mencapai 17.394 orang.
Sedangkan, penyakit tertinggi kedua adalah batuk yang mem­butuhkan obat dekstro dan obat batuk hitam dengan penderita mencapai 12.971 orang. Kemu­dian, demam dengan 9.020 pen­derita, gastritis dan duodenitis dengan 7.568 penderita, der­matitis lainnya dengan 6.182 penderita, dan hipertensi esensial dengan 5.808 penderita. “Lalu, infeksi saluran pernapasan lainnya dengan 5.609 penderita, diare 5.442 penderita, sakit kepala 5.417 penderita, dan gangguan gigi 4.084 penderita,” ungkap Eti. (nna/yes/ags) 

Sumber : www.radarbanten.com

Din Syamsudin Jenguk Antasari

TANGERANG - Ketua Umum PP Mu­hammadiyah Din Syamsudin mengunjungi mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Antazari Azhar di Lembaga Per­masyarakatan (LP) Kelas I A Dewasa Tangerang, Jumat (23/9).  

Berdasarkan pantauan Radar Banten di lapangan, Din datang bersama kuasa hukum Antasari, Maqdir Ismail, menggunakan mobil Toyota Camry bernomor polisi B 67 DS, sekira pukul 14.35 WIB. Dalam Kesempatan itu, Din mengatakan bahwa dia sebenarnya sudah lama ingin mengunjungi Antasari, namun karena sejumlah kesibukan membuat dirinya baru Jumat (23/9), bisa menjenguk mantan ketua KPK itu. ”Saya ke sini hanya untuk bersilaturahim dan sekadar memberikan dukungan moril kepada kawan saya Antasari,” ujar Din kepada sejumlah wartawan usai menjenguk Antasari di halaman LP Kelas I A Tangerang.  

Ditambahkannya, sebagai kawan lama, Din mengaku sudah menjadi tugasnya memberikan dukungan moril atas musibah yang dialami kawannya itu. ”Sejak beliau terkena musibah, baru kali ini kesampaian. Ini merupakan bentuk dukungan moril dari seorang kawan,” jelasnya. Sementara itu, disinggung mengenai ka­sus yang terjadi pada Antasari, Din meng­anggap kasus ini sangat kental nuansa po­litiknya. Selain itu, jalannya persidangan pun diwarnai berbagai kejanggalan seperti ti­dak dihadir­kannya saksi ahli. ”Selain sila­turahim, saya juga ke sini untuk men­dukung langkah PK yang sedang ditem­puh Antasari,” tandasnya. 

Seperti diketahui sebelumnya, Antasari Azhar divonis 18 tahun oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan ka­rena dituduh sebagai otak yang men­dalangi pembunuhan Direktur PT Putra Rajawali Banjaran Nasrudin Zulkarnaen. (mg-14/man/zen/del)  

Sumber : www.radarbanten.com

 
Design by Wordpress Theme | Bloggerized by Free Blogger Templates | coupon codes